Perayaan malam paskah atau disebut juga dengan viligi paskah di gereja salib suci Cilincing berjalan hikmad dan meriah. Perayaan yang diawali dengan pemberkatan api baru dan lilin paskah sebagai simbol terang Kristus yang dipimpin oleh Romo Canisius Sigit Tridianto CM juga diikuti dengan penuh suka cita.

   

 Pada malam itu, SD Strada TKM 1 berkesempatan untuk ikut ambil bagian dalam perayaan Paskah tahun 2018 di Gereja Katolik Salib Suci Cilincing, dalam bentuk tarian persembahan, pada misa pertama malam Paskah pukul 18.00 WIB.  Tarian ini diringi dengan  irama lagu “BETAPA  KITA TIDAK BERSYUKUR”   yang dibawakan oleh koor OMK paroki.

 Adapun tarian ini beranggotakan 8 orang, yang terdiri dari 4 siswa dan 4 siswi yang beragama katolik dan  dilatih oleh ibu Veronika yang juga merupakan guru kelas IV  SD Strada TKM 1. Menurut beliau, tarian ini menggambarkan rasa syukur atas anugerah Allah, kepada bangsa dan negara Indonesia dengan diwakili oleh para petani yang hidup rukun mengelolah tanah, menanam benih, menuai hasil, dan akhirnya mempersembahkan hasil panennya kepada Allah sang pencipta. Gambaran petani yang dimaksud dalam tarian ini, terlihat jelas pada busana yang dikenakan oleh penari, dan gemulai tangan mereka saat menari, juga menggambarkan semangat dan keuletan para petani.

   

Setelah selesai misa malam itu, para penari diajak oleh panitia untuk berfoto bersama dengan romo di sekitar altar. Para penari yang di dampingi oleh beberapa guru dan orang tua juga ikut berfoto. Di kesempatan itu juga romo tak lupa mengucapkan terima kasih kepada SD Strada TKM I yang sudah ikut berpartisipasi dalam perayaan misa, Romo juga berharap agar anak-anak tetap semangat mengikuti kegiatan yang diadakan oleh gereja salib suci.

Sebarkan artikel ini